BANDA ACEH – Halo sobat Teta. Pada Jumat, 6 November 2026 yang lalu, Fakultas MIPA USK menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk Chemistry Fair 2026. Di tengah kemeriahan acara tersebut, sebuah stan menampilkan karya nyata berupa hasil inovasi teknologi pengolahan pangan yang berakar dari kekayaan potensi pesisir Aceh.
Stan tersebut dikelola oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI), sebuah aliansi akademisi dari Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas Abulyatama (UNAYA). Mereka hadir untuk memperkenalkan produk olahan unggulan berupa keumamah dan abon ikan, yang merupakan hasil pendampingan serta pemberdayaan masyarakat di Gampong Lampulo, Banda Aceh.
Tim PMKI USK dipimpin oleh Dr. Mustaqimah, S.TP., M.Sc., didukung oleh jajaran dosen dari Departemen Teknik Pertanian, yaitu Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., Dr. Raida Agustina, S.TP., M.Sc., serta Dr. Ir. Diswandi Nurba, S.TP., M.Si., IPU. Kehadiran produk ini di pameran merupakan wujud diseminasi dari program berjudul “Implementasi Teknologi Pengolahan dan Standardisasi Mutu Abon dan Keumamah melalui Kolaborasi Perguruan Tinggi”.

Inovasi ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bentuk nyata implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dua mahasiswi Program Studi Teknik Pertanian, Luna dan Nazira, turut serta mengawal kegiatan pameran tersebut. Kehadiran mereka didukung pula oleh dua mahasiswi KKN MIPA Kimia USK, Mutia dan Xiren. Kolaborasi lintas disiplin ini mencerminkan sinergi yang harmonis antara dosen dan mahasiswa dalam mendedikasikan ilmu bagi masyarakat luas.
Dr. Mustaqimah menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Chemistry Fair 2026 bukan sekadar sarana promosi, melainkan langkah strategis untuk memperluas jangkauan informasi hasil pengabdian perguruan tinggi. Melalui pameran ini, pengunjung dapat melihat langsung bagaimana sentuhan teknologi pengolahan, perbaikan mutu, dan pengemasan modern mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk perikanan lokal.
Melalui kegiatan ini, Tim PMKI berharap produk keumamah dan abon dari Gampong Lampulo semakin dikenal luas, memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi kerakyatan, dan membuktikan bahwa riset kampus senantiasa hadir memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat. (admteta).
